RSS

Setetes Darahmu Nyawa bagi yang Membutuhkan, Ayo Donor Darah Guys!^^

16 Jan

Donor darah merupakan kegiatan social yang mulia dengan berbagi atas darah yang kita miliki untuk orang yang membutuhkan. Karena dengan mendonorkan sebagian darah yang kita miliki berarti kita telah menolong seseorang yang dilanda ancaman kematian. Banyak orang takut sehingga enggan untuk melakukan donor darah padahal donor darah memiliki banyak manfaat baik untuk penerima donor maupun bagi kita sang pendonor. Aku udah jadi pendonor sejak tahun 2009, tapi sempet vakum selama 2 tahun. Hhe jadinya sekarang baru 12 kali aku ngedonor. Aku cuma ingin ngasih tahu aja buat para pembaca, bahwa engga ada ruginya dengan kita melakukan donor darah, malah sebaliknya kita mendapatkan keuntungan dari setiap tetes darah yang kita berikan lho. Dibawah ini kalian bisa simak apa itu donor darah, manfaat, dan hukum dari donor darah itu sendiri. Semoga semakin bertambah orang yang mau menyumbangkan darahnya untuk membantu sesama.^^

donor-darah

Pengertian Transfusi/ Donor Darah

Sumber : Tafany in Masail Fiqhiyah, tersedia: http://tafany.wordpress.com/2009/03/22/hukum-donor-darah/

Transfusi darah atau blood transfution (bahasa Inggris) adalah memindahkan darah dari seseorang kepada orang lain dalam rangka menyelamatkan jiwanya. Darah adalah jaringan cair yang terdiri dari dua bagian, yaitu cairan yang disebut dengan plasma dan  sel darah.

Jadi, secara keseluruhan darah manusia kira-kira seperdua belas dari badan atau ditaksir sekitar lima liter. Dengan rincian  persen berbentuk cairan atau plasma dan persen sisanya adalah sel darah yang terbagi lagi menjadi sel darah merah, sel darah putih, dan butir pembeku (trambosit). Yang dimaksud dengan plasma darah adalah cairan yang berwarna kuning dan mengandung cairan yang berwarna kuning dan mengandung 91,0 persen air, 8,5 persen mineral, dan 0,1 persen sejumlah bahan organik seperti lemak, urea, asam urat, kolesterol, dan asam amino.

Unsur kedua dari darah manusia adalah sel darah merah. Sel darah merah memerlukan protein dan zat besi. Dalam hal ini, wanita lebih membutuhkan zat besi dalam kadar yang tinggi karena sebagiannya terbuang ketika menstruasi dan zat besi diperlukan lebih banyak bagi wanita untuk perkembangan janin dan pembuatan air susu. Unsur ketiga dari darah manusia adalah sel darah putih.

Dalam pelaksanaan transfusi darah, hal yang penting dan harus dicermati oleh pihak medis adalah golongan donor darah (yang menyumbangkan darah) dan golongan darah resepien (penerima darah). Golongan darah manusia terdiri dari golongan AB, A, B, dan O. Hal ini dimaksudkan agar ada kecocokan antara donor dengan resepien karena antara golongan donor darah dengan resepien tidak semua bisa saling memberi dan menerima. Berikut ini, komposisi golongan darah manusia secara medis, yaitu:

  1. Dilihat dari donor, yaitu:
  2. Golongan darah AB dapat memberi kepada AB.
  3. Golongan darah A dapat memberi kepada A, dan AB.
  4. Golongan darah B dapat memberi kepada B, dan AB.
  5. Golongan darah O dapat memberi kepada semua golongan darah.
  6. Dilihat dari resepien, yaitu:

a.. Golongan darah AB dapat menerima semua golongan.

  1. Golongan darah A dapat menerima kepada golongan darah A, dan O.
  2. Golongan darah B dapat menerima kepada golongan B, dan O.
  3. Golongan darah O hanya dapat menerima kepada golongan darah O.

Fungsinya

Masing-masing unsur darah dalam tubuh kita memiliki peran dan fungsinya masing-masing. Plasma darah berfungsi untuk perantara penyaluran makanan, lemak, dan asam animo ke jaringan tubuh. Selain itu juga berfungsi untuk mengangkut bahan buangan seperti urea, asam urat, dan sebagian karbon dioksida, menyegarkan cairan jaringan tubuh dimana melalui cairan ini semua sel tubuh dapat menerima makanan.

Sel darah merah bekerja sebagai system transport dari tubuh, mengantar semua bahan kimia, oksigen, dan zat makanan yang diperlukan oleh tubuh, menyingkirkan karbon dioksida dan hasil buangan lainnya serta mengatur panas ke seluruh tubuh.

Sel darah putih berfungsi untuk mengepung daerah yang terkena infeksi atau cidera, menangkap organisme hidup dan menghancurkannya, menyingkirkan kotoran, menyediakan bahan pelindung tubuh dari serangan bakteri. Fungsi ini berhubungan dengan fungsi sel pembeku (trambosit), yaitu membekukan darah yang keluar dari anggota tubuh yang terluka atau cidera, sehingga darah tersebut dapat tertahan.

Setelah memahami fungsi darah bagi tubuh manusia. Maka manusia tidak dapat hidup tanpa darah karena semua jaringan tubuh memerlukan darah. Otak manusia membutuhkan darah yang mencukupi dan teratur. Jika tidak menerima darah dalam tempo lebih dari empat menit, maka sel otak akan mati.

Jenis Donor Darah

Ada dua macam donor darah yaitu :

  1. Donor keluarga atau Donor Pengganti adalah darah yang dibutuhkan pasien dicukupi oleh donor dari keluarga atau kerabat pasien.
  2. Donor Sukarela adalah orang yang memberikan darah, plasma atau komponen darah lainnya atas kerelaan mereka sendiri dan tidak menerima uang atau bentuk pembayaran lainnya. Motivasi utama mereka adalah membantu penerima darah yang tidak mereka kenal dan tidak untuk menerima sesuatu keuntungan.

Syarat-syarat Calon Donor Darah

  1. Umur 17 – 60 tahun
  2. Berat badan 50 kg atau lebih
  3. Kadar Hemogblin 12,5 g/dl atau lebih
  4. Tekanan darah 120/140/80 – 100 mmHg
  5. Nadi 50-100/menit teratur
  6. Tidak berpenyakit jantung, hati, paru-paru, ginjal, kencing manis, penyakit perdarahan, kejang, kanker, penyakit kulit kronis.
  7. Tidak hamil, menyusui, menstruasi (bagi wanita
  8. Bagi donor tetap, penyumbangan 5 (lima) kali setahun
  9. Kulit lengan donor sehat.
  10. Tidak menerima transfusi darah/komponen darah 6 bulan terakhir.
  11. Tidak menderita penyakit infeksi ; malaria, hepatitis, HIV/
  12. Bukan pencandu alkohol/narkoba
  13. Tidak mendapat imunisasi dalam 2/4 bulan terakhir.
  14. Beritahu Petugas bila makan aspirin dalam 3 hari terakhir.

Proses Transfusi Darah
1. Pengisian Formulir Donor Darah.
2. Pemeriksaan Darah : Pemeriksaan golongan, tekanan darah dan hemoglobin darah..
3. Pengambilan Darah : Apabila persyaratan pengambilan darah telah dipenuhi barulah dilakukan pengambilan darah.
4. Pengelolahan Darah : Beberapa usaha pencegahan yang di kerjakan oleh PMI sebelum darah diberikan kepada penderita adalah penyaringan terhadap penyakit di antaranya :
a. Penyakit Hepatitis B
b. Penyakit HIV/AIDS
c. Penyakit Hipatitis C
d. Penyakit Kelamin (VDRL)
Waktu yang di butuhkan pemeriksaan darah selama 1-2 jam
5. Penyimpanan Darah
Darah disimpan dalam Blood Bank pada suhu 26 derajat celcius. Darah ini dapat dipisahkan menjadi beberapa komponen seperti : PRC, Thrombocyt, Plasma, Cryo precipitat

Manfaat Donor Darah
1. Dapat mengetahui Golongan Darah Tanpa di Pungut Biaya.
2. Anda secara teratur memeriksakan kesehatan (tiap kali menjadi Donor/tiap 3 bulan sekali ) yang meliputi :
Tekanan Darah, Nadi, dan Suhu
Tinggi Badan, Berat Badan (Body Mass Index)
Haemoglobine, Penyakit Dalam
Penyakit Hipatitis B dan Hipatitis C
Penyakit HIV/AIDS
3. Sekali menjadi Donor dapat menolong/menyelamatkan 3 orang pasien yang berbeda.
4. Darah anda dapat menyelamatkan jiwa orang lain secara langsung.
5. Pendonor yang secara teratur Mendonorkan Darah (setiap 3 Bulan) akan menurunkan Resiko Terkena penyakit Jantung sebesar 30 % (British Journal Heart) seperti serangan jantung Koroner dan Stroke.

Pengambilan Darah
1. Oleh petugas yang berwenang.
2. Menggunakan peralatan sekali pakai.
3. 250-350 ml, tergantung berat badan.
4. Mengikuti Prosedur Kerja Standar.
5. Informed Consent : Darah diperiksa terhadap IMLTD (Infeksi Menular Lewat Transfusi Darah) ; Hepatitis B, Hepatitis C, HIV, Sifilis).

Tujuan Transfusi Darah

  • Memelihara dan mempertahankan kesehatan donor.
  • Memelihara keadaan biologis darah atau komponen – komponennya agar tetap bermanfaat.
  • Memelihara dan mempertahankan volume darah yang normal pada peredaran darah (stabilitas peredaran darah).
  • Mengganti kekurangan komponen seluler atau kimia darah.
  • Meningkatkan oksigenasi jaringan.
  • Memperbaiki fungsi Hemostatis.
  • Tindakan terapi kasus tertentu.

Hukum Transfusi Darah

Kalau kita membuka lembaran Al-Qur’an dan Hadits, tidak ditemukan satu nash yang menjelaskan hukum donor darah. Jika demikian halnya, maka cara yang harus ditempuh untuk mendapatkan kejelasan hukumnya harus dilakukan ijtihad yang dilakukan secara jama’i (kolektif). Karena masalah donor berhubungan dengan kesehatan, maka tidak cukup ulama saja tapi juga dibutuhkan bidang ilmu kedokteran sehingga tidak terjadi hal yang dapat mengancam kesehatan si donor dan resepien.

Menyumbangkan darahnya kepada seseorang yang membutuhkan adalah pekerjaan kemanusiaan yang sangat mulia. Karena dengan mendonorkan sebagian darahnya berarti seseorang telah memberikan pertolongan kepada orang lain, sehingga seseorang selamat dari ancaman yang membawa kepada kematian. Maka tidaklah salah jika orang Islam menyumbangkan darahnya kepada orang beragama non-Islam yang sangat membutuhkan darahnya. Karena menyumbangkan darahnya dengan ikhlas kepada siapa saja termasuk amal kemanusiaan yang amat dianjurkan oleh Islam. Seperti halnya orang memberi makan kepada orang lapar yang terancam akan mati. Hal ini sejalan dengan firman Allah SWT dalam surat Al-Maidah ayat 32; Artinya: “Dan barang siapa yang memelihara kehidupan seorang manusia, maka seolah-olah dia telah memelihara kehidupan manusia semuanya”. (QS. Al-Maidah ayat 32).

Setelah diteliti, ternyata dalam Al-Qur’an tidak ada ayat dan Hadits yang secara jelas melarang memberikan donor darah kepada orang yang membutuhkan. Maka kebolehan donor darah itu sejalan dengan kaidah Ushul Fiqh yang artinya: “Pada asalnya hukum sesuatu itu tidak boleh sebelum ada dalil yang mengharamkannya”.

Dilihat dari urgensinya, donor darah dalam hukum Islam tidak lepas dari unsur kemashlahatan yang bersifat dharury, yaiu menyelamatkan jiwa manusia dalam keadaan darurat. Sebab jika tidak menggunakan sesuatu yang diharamkan, yaitu darah (benda najis), maka seseorang akan meninggal. Dalam hal ini, orang sakit yang kekurangan darah harus dibantu dengan donor darah.

Kaidah “Bahaya tidak boleh dihilangan dengan bahaya yang lain”. memberikan ketentuan hukum bahwa donor darah diperbolehkan jika dengan mendonorkan darahnya itu tidak membahayakan pihak pendonor. Tapi jika membawa bahaya atau mengancam keselamatan pihak donor, maka haram bagi seseorang untuk mendonorkan darahnya. Oleh krena itu, perlu ketelitian dari pihak medis. Kaidah Ushul Fiqh mengatakan: “Sesuatu yang diperbolehkan karena terpaksa harus disesuaikan dengan kadar dibutuhkannya”.

Dalam hal ini donor darah yang diberikan hanya sebatas untuk keperluan menolong resepien yang membutuhkannya. Maka selain itu, mengalirkan darah diluar alasan darurat, seperti marus yang untuk diminum, maka menjual dan meminumnya hukumnya haram.

Sumber : Tersedia di http://www.tempatshare.com/2012/01/info-kesehatan-manfaat-donor-darah-bagi.html#ixzz1r4VLbARM

 

Simbiosis mutualisme. Itulah yang akan kita rasakan jika kita melakukan donor darah, sebab setiap tetes darah yang kita sumbangkan tidak hanya dapat memberikan kesempatan hidup bagi yang menerima tetapi juga memberikan manfaat kesehatan bagi pendonornya.

Anggapan yang menyatakan mendonorkan darah bisa membuat kita menjadi lemas adalah salah. Saat kita mendonorkan darah, maka tubuh akan bereaksi langsung dengan membuat penggantinya. Jadi, kita tidak akan mengalami kekurangan darah. Selain membuat tubuh memproduksi darah-darah baru, ada lima manfaat kesehatan lain yang bisa kita rasakan:

  1. Menjaga kesehatan jantung

Tingginya kadar zat besi dalam darah akan membuat seseorang menjadi lebih rentan terhadap penyakit jantung. Zat besi yang berlebihan di dalam darah bisa menyebabkan oksidasi kolesterol. Produk oksidasi tersebut akan menumpuk pada dinding arteri dan ini sama dengan memperbesar peluang terkena serangan jantung dan stroke. Saat kita rutin mendonorkan darah maka jumlah zat besi dalam darah bisa lebih stabil. Ini artinya menurunkan risiko penyakit jantung.

  1. Meningkatkan produksi sel darah merah

Donor darah juga akan membantu tubuh mengurangi jumlah sel darah merah dalam darah. Tak perlu panik dengan berkurangnya sel darah merah, karena sumsum tulang belakang akan segera mengisi ulang sel darah merah yang telah hilang. Hasilnya, sebagai pendonor kita akan mendapatkan pasokan darah baru setiap kali kita mendonorkan darah. Oleh karena itu, donor darah menjadi langkah yang baik untuk menstimulasi pembuatan darah baru.

  1. Membantu penurunan berat tubuh

Menjadi donor darah adalah salah satu metode diet dan pembakaran kalori yang ampuh. Sebab dengan memberikan sekitar 450 ml darah, akan membantu proses pembakaran kalori kira-kira 650. Itu adalah jumlah kalori yang banyak untuk membuat pinggang kita ramping.

  1. Mendapatkan kesehatan psikologis

Menyumbangkan hal yang tidak ternilai harganya kepada yang membutuhkan akan membuat kita merasakan kepuasan psikologis. Sebuah penelitian menemukan, orang usia lanjut yang rutin menjadi pendonor darah akan merasakan tetap berenergi dan bugar.

  1. Mendeteksi penyakit serius

Setiap kali kita ingin mendonorkan darah, prosedur standarnya adalah darah kita akan diperiksa dari berbagai macam penyakit seperti HIV, hepatitis B, hepatitis C, sifilis, dan malaria. Bagi yang menerima donor darah, ini adalah informasi penting untuk mengantisipasi penularan penyakit melalui transfusi darah. Sedangkan untuk kita, ini adalah “rambu peringatan” yang baik agar kita lebih perhatian terhadap kondisi kesehatan kita sendiri.

Setelah menginjak usia 18 tahun, cobalah untuk membiasakan diri mendonorkan darah setiap tiga bulan sekali. Tidak hanya akan memberikan perasaan yang senang karena dapat membantu sesama, namun bermanfaat positif bagi kesehatan tubuh kita sendiri. Dan usia maksimal untuk melakukan kebiasaan baik ini adalah hingga berusia 60 tahun. Jadi jangan tunggu lama lagi, ayo… saatnya donor darah!

( Sumber: http://jelajahunik.blogspot.com )

Oya ada foto narsis aku nih pas lagi donor darah, hhii biar eksisss.. Ini pas bulan Mei tahun 2013

IMG07548-20130511-1401

 
Leave a comment

Posted by on January 16, 2015 in Uncategorized

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: